Senin, 06 Juli 2009
Dimulai dengan Hompimpa untuk menentukan siapa yang menjadi "kucing" (berperan sebagai pencari teman-temannya yang bersembunyi). Si kucing ini nantinya akan memejamkan mata atau berbalik sambil berhitung sampai 10, biasanya dia menghadap tembok, pohon atau apasaja supaya dia tidak melihat teman-temannya bergerak untuk bersembunyi (tempat jaga ini memiliki sebutan yang berbeda di setiap daerah, contohnya di beberapa daerah di Jakarta ada yang menyebutnya INGLO, di daerah lain menyebutnya BON dan ada juga yang menamai tempat itu HONG). Setelah hitungan sepuluh (atau hitungan yang telah disepakati bersama, misalnya jika wilayahnya terbuka, hitungan biasanya ditambah menjadi 15 atau 20) dan setelah teman-temannya bersembunyi, mulailah si "kucing" beraksi mencari teman-temannya tersebut.
Jika si "kucing" menemukan temannya, ia akan menyebut nama temannya sambil menyentuh INGLO atau BON atau HONG, apabila hanya meneriakkan namanya saja, maka si "kucing" dianggap kalah dan mengulang permainan dari awal. Apabila Yang seru adalah, pada saat si "kucing" bergerilya menemukan teman-temannya yang bersembunyi, salah satu anak (yang statusnya masih sebagai "target operasi" atau belum ditemukan) dapat mengendap-endap menuju INGLO, BON atau HONG, jika berhasil menyentuhnya, maka semua teman-teman yang sebelumnya telah ditemukan oleh si "kucing" dibebaskan, alias sandera si "kucing" dianggap tidak pernah ditemukan, sehingga si "kucing" harus kembali menghitung dan mengulang permainan dari awal.
Permainan selesai setelah semua teman ditemukan. Dan yang pertama ditemukanlah yang menjadi kucing berikutnya.
Ada satu istilah lagi dalam permainan ini, yaitu 'kebakaran' yang dimaksud di sini adalah bila teman kucing yang bersembunyi ketahuan oleh si kucing disebabkan diberitahu oleh teman kucing yang telah ditemukan lebih dulu dari persembunyiannya.
Label: dolanan Jadul
Dua orang gadis cilik duduk berhadapan di sebuah pendopo rumah. Mereka menghadap sebuah papan berlubang 16 yang terisi biji-biji sawo. Rambut mereka dikepang, wajah mereka tersenyum sehingga gigi-gigi kecil mereka yang putih dan manis terlihat. Sesekali, tangan mereka terangkat bersama biji-biji sawo yang tergenggam. Kegembiraan tampak dari wajah gadis mungil yang kiranya sudah jelas sedang bermain dakon.
Ehm, dimana ya bisa menemukan pemandangan itu? Kiranya tak mudah, apalagi banyak gadis kecil sekarang yang lebih sibuk dengan boneka barbie kesayangannya. Tapi YogYES berhasil menemuinya di sebuah desa di wilayah Sewon, Bantul. Meski tidak berlangsung pendopo, kegembiraan yang terpancar tampak tak berkurang. Jika ingin melihat, silakan saja menuju perkampungan itu. Namun, tentu lebih asyik bila memilih memainkannya lagi.
Nah, biarkan YogYES mengingatkan lagi segala hal tentang permainan yang sering juga disebut congklak ini. Ada dua alat yang dibutuhkan untuk memainkan dakon, yaitu papan dakon yang memiliki 16 lubang, masing-masing 7 lubang di depan dan belakang dan dan 1 lubang di pojok kanan dan kiri serta biji sawo. Inti permainannya adalah mengumpulkan biji sawo di lubang pojok yang menjadi milik kita. Menang atau kalah ditentukan dari banyaknya biji yang berhasil dikumpulkan.
Sebelum bermain, peserta melakukan ping sut dulu untuk menentukan siapa yang bermain lebih dulu. Setelah itu, biji sawo yang berjumlah 98 disebar dalam setiap lubang di papan dakon, kecuali lubang di pojok kanan dan kiri. Jadi, setiap lubang berisi 7 biji sawo dan setiap peserta memiliki 49 biji sawo yang tersebar di 7 lubang yang ada di depannya. Permainan dimulai dengan mengambil seluruh biji di satu lubang dan menyebarnya satu per satu di lubang lain secara urut.
Untuk menyebar biji, ada beberapa aturan. Biji yang diambil dari satu lubang, dimasukkan ke lubang berikutnya satu per satu secara urut, termasuk ke lubang lawan. Jika melewati lubang pojok yang menjadi milik kita, maka satu biji yang kita genggam ditaruh di sana. Tapi, jika melewati lubang pojok milik lawan, kita tidak boleh menaruh biji sawo di dalamnya. Sebabnya, tentu saja agar jumlah biji sawo milik lawan tak bertambah banyak.
Mau menang? Ada beberapa triknya, semoga anda masih ingat. Misalnya, sebelum bermain, peserta memilih dahulu biji pada lubang mana yang akan disebar. Tujuannya agar biji terakhir dari kumpulan biji yang disebar bisa jatuh di lubang yang kosong. Kalau biji jatuh di lubang yang kosong, anda bisa mikul atau nembak. Dan, bila berhasil, akan semakin banyak biji yang terkumpul di lubang pojok milik anda, sehingga bisa memenangkan permainan.
Untuk bisa mikul atau nembak, ada syaratnya. Mikul atau memikul bisa dilakukan bila biji terakhir yang disebar jatuh ke lubang kosong milik lawan, jadi anda bisa mengambil biji yang berada di kanan dan kiri lubang kosong itu untuk ditaruh di lubang pojok milik anda. Sementara nembak atau menembak, bisa dilakukan bila biji terakhir yang disebar jatuh ke lubang kosong milik anda, sehingga bisa mengambil biji di lubang lawan yang ada di seberang lubang kosong milik anda.
Nah, bagaimana? Ingin memainkannya lagi. Anda bisa membeli alat-alat permainannya di beberapa toko di Yogyakarta. Beberapa toko menjual papan dakon yang berbahan plastik, dengan biji yang terbuat dari plastik pula. Tapi, ada juga toko yang menjual alat permainan dari bahan kayu, tapi dengan harga yang tentu lebih mahal. Banyak orang justru membeli peralatan dakon dari kayu hanya untuk hiasan.
Saat main, mungkin anda akan bisa mengingat kecurangan-kecurangan yang pernah anda lakukan. Misalnya, berusaha mengecoh pandangan lawan sehingga bisa menyembunyikan satu atau dua biji agar biji terakhir yang disebar jatuh di lubang kosong. Atau, kecurangan-kecurangan lain yang kadang membuat permainan ini menjadi lebih seru. Coba ingat-ingat lagi apa yang pernah anda lakukan saat bermain dakon, pasti anda akan tertawa sendiri mengenangnya.
Bagi anda yang belum pernah memainkannya, inilah saatnya mencoba. Banyak pakar yang percaya bahwa lewat permainan ini kemampuan berhitung dan kecermatan melihat dapat dilatih. Tertarik?
Label: dolanan Jadul

Selain disebut sebagai kota pariwisata, yogyakarta juga pernah menyandang predikat sebagai kota sepeda. Karena hampir disetiap sudut kota akan ditemui masyarakat yang menggunakan sepeda. Namun seiring berjalannya waktu, keberadaan sepeda di kota ini, hampir punah dan tergantikan dengan alat transportasi yang menggunakan motor.
Ternyata eksotisme dan keindahan bentuk alat transportasi tradisional seperti sepeda onthel, andhong maupun becak yang berseliweran di setiap sudut kota yogya, telah memikat hati banyak wisatawan yang pernah singgah di yogya. Keberadaan sepeda onthel pun ternyata memberikan inspirasi untuk dijadikan souvenir ataupun sekedar tanda kenangan. Namun siapa sangka jika miniatur sepeda ontel yang terpajang di galeri-galeri, mall tersebut merupakan hasil karya para pengrajin home industri dengan handmade. Heri Suryono seorang perajin miniatur di Jalan Gajahmada Purwokinanti, Pakualaman Yogyakarta, memulai usahanya sejak tahun 1983 dengan nama Walidi Cor Kuningan. Nama tersebut diambil dari nama bapaknya yang telah merintis usaha ini sejak tahun 1974. Selain memproduksi miniatur miniatur sepeda, Heri juga memproduksi becak, andong, setrika logam model kuna, dan meriam Belanda. Bisnis miniatur cor kuningan ini, telah berjalan selama 3 generasi, dan saat ini Produknya telah merambah ke berbagai negara di Eropa Timur, Malaysia, Prancis dan Italia. Ketika ditemui tim apa kabar jogja di tempat usahanya, Heri menyampaikan bahwa di asia sementara hanya malaysia yang menjadi salah satu negara yang eksis dalam mengimpor miniatur sepeda ini. Namun Pembeli di sana menghendaki produk yang dikirimnya polos, tanpa tempelan atau tulisan Made in Indonesia. Selain pembeli yang langsung melakukan transaksi di tempat, Walidi cor kuningan juga menerima pesanan melalui telepon dan internet. Namun pesanan eceran juga tetap akan dilayani dengan baik.Kini Walidi cor kuningan setiap bulannya mampu memproduksi kerajinan miniatur rata-rata 1.000-1.500 unit, dan semuanya berdasarkan pesanan. Tenaga kerjanya adalah masyarakat sekitar ditambah dari Bantul. Pemberdaaan masyarakat sekitar Purwokinanti menjadi kunci sukses dari usaha ini. Tenaga dari masyarakat sekitar ada 4-5 orang, dengan gaji Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu perhari dan dibayar mingguan.
Heri mematok harga Rp 65 ribu untuk sepeda miniatur ukuran besar dan Rp 45 ribu untuk ukuran lebih kecil. Sedangkan seterika logam mini, dibandrol dengan harga Rp 22.500 dan becak mini Rp 100 ribu. Selain miniatur sepeda, Heri juga membuat kerajinan kuningan yang juga banyak dipesan dari kalangan gereja seperti, tempat lilin, sibori dan keperluan misa lainnya. Heri hanya mengharapkan agar negara indonesia mau merespon dalam mematenkan produk dalam negeri, sehingga tidak ditiru oleh negara-negara lain
Label: dolanan Jadul
Dalam urusan tampil cantik dan gaya, semua orang bisa kok terlihat oke, tak terkecuali buat kamu yang bertubuh besar. Jangan batasi dirimu hanya karena bentuk tubuhmu yang besar, semakin kamu menganggapnya sebagai kekurangan maka kamu akan semakin nggak percaya diri.
Tentunya akan lebih baik jika mulai saat ini kamu melihat tubuh besarmu sebagai anugerah dari Tuhan yang mesti kamu syukuri dengan baik.
Nggak Cuma Cantik, Tapi Juga Nyaman di Tubuh.
Selain membuat kita terlihat cantik, kenyamanan adalah hal yang nggak boleh dilupakan saat memilih busana. Untuk kebaya, sebaiknya kamu memilih kebaya yang menggunakan bahan sutra atau brokat yang tidak kaku, apalagi jika kebaya tersebut dikenakan pada acara yang cukup padat. Selain terasa nyaman di tubuh, dua pilihan bahan tersebut juga kan mempermudah gerakmu.
Kesan Ramping Dengan Resleting di Belakang
Pakai kebaya tapi takut ‘pager-mu’ kelihatan? Don’t worry, itu bisa diatasi kok! Agar terlihat lebih ramping, buatlah kebaya dengan model baju kurung sepanjang lutut yang hanya menggunakan retsleting di belakang. FYI, penggunaan kancing depan akan membuat tubuhmu terlihat lebih besar.
Less is More
Untuk menyamarkan bentuk tubuhmu, kebaya polos dengan aksen border adalah pilihan yang tepat! Selain itu, kamu juga akan terlihat lebih anggun jika dibandingkan dengan mengenakan kebaya yang motifnya terlalu ramai.
Ksatria Baja Hitam is not a Fashion Style.
Sudah pakai kebaya tapi kamu tetap mengenakan warna hitam? Dduuhh..sayang banget deh! Tubuh besarmu pasti akan terlihat lebih cantik bila kamu mengenakan kebaya dengan warna terang, seperti hijau, merah, biru atau pink. Supaya makin pede, coba deh kamu padukan dengan aksesori yang senada. Dijamin kamu bakal jadi center of attention, in positive way of course!
Label: Fashion Jadul
Meski sering luput dari perhatian, kebersihan bagian tubuh yang satu ini juga berperan penting untuk mempercantik penampilanmu. Terlebih lagi buat kamu yang mengaku sebagai cewe sejati. Kondisi kuku yang hitam dan tak terawat tentunya nggak masuk dalam kamus kamu kan?
Jangan sampai deh kebiasaan malasmu merawat kuku jadi bikin moment penting dalam hidupmu jadi berantakan. Misalnya ketika sang pacar ingin memberimu surprise sebuah cincin cantik sebagai hadiah ulang tahun, bukannya mengucapkan kata-kata yang romantis dia malah berucap “emm..sayang, kuku kamu kok kotor banget sih, mirip deh sama kuku si mbok di rumah” Dduh..malu-maluin banget!Punya kuku cantik nggak harus menguras isi kantong kok. Lagi nggak ada budget buat meni pedi di salon? Nggak masalah kok! Dengan perawatan murah meriah atau kebiasaan pintar yang bisa kamu lakukan di rumah, kuku cantik bukan sekedar impian lagi. Tak terkecuali buat kamu yang suka melakukan kegiatan outdoor. Mau tahu gimana caranya? Yuk, kita intip bocorannya:
♫ Buat kamu yang hobi memelihara tanaman, bikin pernak-pernik kalung sendiri atau kegiatan lain yang dapat mengurangi keindahan tangan dan kukumu, biasakanlah untuk selalu menggunakan sarung tangan.
♫ Jika kukumu terasa kering, rendamlah dalam air hangat selama 10 menit lalu usapkanlah produk perawatan tangan yang mengandung moisturizer. Agar hasil maksimal, lakukanlah treatment ini dua kali sehari. Oh iya, moisturizer juga harus kamu pakai setelah menggunakan aseton (pembersih kuteks). Tujuannya supaya kukumu terhindar dari resiko iritasi dan kekeringan. Psst..kandungan moisturizer yang terdapat pada produk perawatan tangan sangat bermanfaat lho untuk menjaga kelembutan tangan dan kuku.
♫ Meski terlihat lebih feminin, lebih baik kamu tidak memelihara kukumu terlalu panjang. Apalagi jika aktivitasmu lebih banyak berada di lapangan. Terkadang, ukuran kuku yang terlalu panjang justru bisa mengakibatkan rusak kuku yang lebih besar dan juga gampang patah. Agar lebih aman, pelihara kukunya jangan belebihan ya!
Info penting!! Tahu nggak kalau semakin bertambahnya usiamu, biasanya pertumbuhan dan perbaikan kukumu juga jadi lebih lambat. Kondisi ini bisa aja menjadi penyebab timbulnya penyakit kulit lainnya. Makanya, kamu harus ekstra hati-hati nih. Bila kamu menemukan kelainan pada perubahan kukumu, sebaiknya konsultasikanlah segera dengan dokter kulit. Lebih baik mencegah kan daripada kondisi kukumu jadi rusak?
Label: Fashion Jadul
Banyak cara untuk tampil gaya. Dari mulai berburu barang ber-merk sampai hunting baju-baju second yang unik. Buat kamu pecinta vintage look, cara terakhir pastinya menjadi plihan yang tepat. Selain nggak menghabiskan banyak biaya, gaya kamu juga akan terlihat beda dan nggak pasaran. Coba lihat deh cewe-cewe gaul yang suka bergaya ala vintage look. Keren kan?
Meskipun saat ini sudah banyak tempat yang menjual baju-baju second seperti daerah Poncol, Jakarta atau Pasar Gede Bage di Bandung, tugu pahlawan di Surabaya , kamu tetap harus pintar memilih ya! Jangan karena dijual dengan harga miring, kamu jadi asal beli. Asal tahu kuncinya, kamu bisa kok mendapat baju second dengan kualitas yang baik. Caranya bisa kamu lihat dibawah ini:
☂ Faktor kenyamanan adalah hal pertama yang harus kamu utamakan ketika ingin membeli baju-baju second. Inget lho, usia sebuah baju bisa dilihat dari bahan baju tersebut. Bahan baju yang sudah lama biasanya akan terasa kering, rapuh dan nggak nyaman saat dikenakan. Kalau emang nggak terasa nyaman di badan, lebih baik lupakan saja.
☂ Model baju yang berbeda zaman tentunya memiliki potongan yang berbeda pula. Pastikan juga baju yang kamu pilih memiliki jahitan yang kuat. Bila dua hal itu sudah kamu lakukan, jangan malas untuk mencoba ya, karena baju yang pas di mata belum tentu cocok untuk dikenakan.
☂ Supaya makin banyak pilihan, kamu harus rajin mencari informasi tentang tempat yang menjual baju-baju second. Siapa tahu kamu akan menemukan barang yang lebih unik lagi. Tentunya akan lebih baik jika kamu bisa menemukan tempat yang sudah memiliki kredibilitas dalam menjual baju-baju second. Dijamin kamu nggak bakalan kecewa deh!
☂ Last but not least, ada satu hal yang nggak boleh kamu lupain nih. Jika akhirnya kamu sudah menemukan baju second yang pas di hati, sebaiknya baju-baju tersebut kamu rendam terlebih dahulu dalam air hangat supaya kuman-kuman yang menempel di baju kabur semua. Setelah itu, baru deh dicuci bersih dan diberi pewangi. Dengan cara ini, nggak ada yang tahu kalau bajumu adalah barang second.
Trik melestarikan
Sebelum disimpan pertama-tama pastikan baju telah benar-benar dalam keadaan bersih. Semakin lama noda dibiarkan, semakin sulit menghilangkannya.
Jauhkan penyimpanan baju atau kain tua dari cahaya, karena kondisi bahan bisa menurun. Bila baju harus dilipat, setiap beberapa bulan sekali ubahlah cara melipatnya Hindari tumpukan terlalu banyak dan berat, letakkan bahan yang ringan di tumpukan teratas. Kesempatan mengubah lipatan secara berkala ini sekaligus bisa digunakan untuk memeriksa kondisi baju dan bahan, antara lain apakah baju bebas ngengat.
Ada baiknya menyimpan lada di lemari, karena konon bisa mengusir ngengat. Bila menggunakan kamper atau kapur barus, perhatikan agar kamper tidak menyentuh baju. Potpourri atau harum-haruman memang seringkali digunakan untuk mengharumkan lemari, namun kurang ampuh sebagai penangkal hama.
Jangan menyimpan baju dalam kantung atau wadah plastik, karena serat bahan perlu bernafas, selain juga akan memuai dan menyusut sesuai perubahan suhu. Menyimpan baju lama dalam kotak karton atau kardus, juga tidak dianjurkan karena produk kertas banyak yang mengandung asam dan bisa berpengaruh buruk pada bahan.
Cara paling aman adalah melipat baju lama dengan hati-hati, lalu simpan dalam kantung terbuat dari bahan belacu. Selain aman, juga murah.
Melindungi busana vintage bagaikan menyimpan kenangan. Dan kenangan seperti halnya mode masa lampau, merupakan bagian dari sejarah yang layak dilestarikan
Label: Fashion Jadul
Minggu, 05 Juli 2009
nya, dalam satu kamera Lomo terdapat beberapa lensa. Kejutan lain, setiap kamera LOmo juga memiliki kelebhan sendiri2. Yah, jadi mirip sidik jari gitu deh (hehe)...karena itu, jika hunting foto bersama teman2 menggunakan kamera berbeda, hasilnya un akan berbeda. Makanya, setiap org bisa menemukan kejutan Lomo masing2. Surprise!!! Banyak juga komunitas Lomo, antara lain Lomography Society (Austria) yg dibentuk oleh Mattheus Fiegl dan Wolfgang Streingzer, dan Lomonesia (Indsonesia) yg tergabung dalam milis lomonesia@yahoogroups.com. Nah, kalo kita udah bosen bereksplorasi dgn kamera digital, maybe this a time untuk bermain dengan Lomo.
Macam-macam Lomo :
1. Lomographic Colorsplash Camera. Keistimewaan Lomo yang satu ini adalah flash yang punya bermacam warna. Foto yang dihasilkan pun warnanya beda dari yang tampak di viewfinder. Hint: choose your favorite color!
2. Lomographic Fish-Eye Camera. Sesuai namanya, kamera ini mengambil gambar layaknya pandangan mata ikan, berbentuk cembung. Biar efeknya lebih terlihat, sebaiknya digunakan pada objek outdoor.



3. Lomographic Oktomat. Lomo dengan lensa majemuk (8 lensa) yang mengambil gambar secara berurutan dalam waktu tertentu. Lomo lensa majemuk lainnya adalah Action Sampler (4 lensa majemuk membentuk segiempat) dan Super Sampler (4 lensa sejajar).
4. Lomographic Holga. Kamera Lomo medium format yang sangat sederhana, dengan konstruksi lensa yang juga sederhana. Sanggup menghasilkan efek vignette, blur, light leaks, dan distorsi-distorsi lain. Lomographic holga punya prinsip dan hasil foto yang mirip dengan Lomographic Diana.
5. Lomographic Horizon. Jenis Lomo yang menggunakan lensa swing untuk menghasilkan foto panoramic.
6. Lomographic Frogeye Underwater. Seperti sifat katak yang merupakan hewan amphibi, kamera ini bisa digunakan di daratan maupun di dalam air. Acara berenang sama temen-temen jadi lebih seru deh.
Label: dolanan Jadul




